SEMANGATSANTRI Gejolak rasa yang kian menggelora Menggelora dan kian membara Menyatu dalam jiwa Terpatri erat dalam angan - angan nyata Kau santri!! Ingatlah!! Diantara aku, engkau dan dia Mereka dan lainnya Sama - sama bernaung di bawah rengkuhan do'a Terpeluk erat dalam misi agama Kau santri!! Kokoh tegar dan bersemangat
PulangBersandang Kitab Suci Sarung Dan Peci Selalu Lekat Pesona Kebahagiaan Bagi Sang Ayah Menjemput Nanda Sang Buah Hati Ya.. Hari Yang Selalu Dinanti Bagi Para Santri Ya.. Waktu Yang Selalu Ditunggu Buat Para Ibu Akankah Mereka Kembali Dengan Kitab Suci dan Peci Akankah Malam Hari Tak Lagi Sunyi Ya.. Nanda Pasti Kembali Membawa Kitab dan Peci
Sejak Sabtu (19/12) telah diadakan classmeeting untuk santri sekolah PPTI Al-Falah Salatiga. Dan pada malam ini, puncak acara guna memeriahkan penutupan classmeeting. Dengan tema "10 Pemuda Mengguncang Dunia 10 Santri Mendamaikan Negeri". Kamis (24/12) di Aula PPTI Al-Falah Salatiga.
Vay Tiền Nhanh. ASPIRASIKU – Hari Santri Nasional 22 Oktober menjadi salah satu hari libur nasional yang perlu dirayakan. Keberadaan santri memiliki kontribusi yang baik untuk agama dan negara. Tidak sedikit tokoh politik dan pemerintahan hari ini berasal dari kalangan santri. Karena itu, merayakan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021 menjadi momentum baik untuk mengingat peran santri. Dilansir oleh dari laman resmi Pondok Pesantren Nurul Falah, berikut 5 puisi terbaik karya santri yang bisa dibacakan pada acara Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021. Baca Juga 3 Puisi Terbaik Karya Taufiq Ismail yang Paling Menyentuh untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1 SANTRI Karya D’Hope Perjuangan yang panjangSayatan pedih yang terukirBahagia dan duka berlaluBersama tawa palsu dan tangis pilu Rasa sakit yang membeludakRasa rindu yang membuncahHidup bagai dalam penjaraTerkekang erat aturan Meski banyak hal sulit yang melelahkanMeski beratpun tetep bertahanDisinilah hebat nya perjuangan kamiSebagi seorang SANTRI! Baca Juga Puisi Berdamai dengan Keadaan Ada Tenang yang Harus Dimenangkan 2 PONDOKKU Karya Raza Suara rintik riuh rumput diterpa anginBukit-bukit indah yang tinggi menjulangMengelilingi pondokku ini Senja yang indah mulai tenggelamDiantara bukit-bukit yang indah menawanWarna langit yang cerah nan indahMengelilingi langit pondokku Tarik riuh suara ribuan santri mengajiSambil menunggu azan maghribHal ini membuatku rinduAkan suasana pondok pesantren Semoga aku berumur panjangUntuk belajar di pesantren lagi Baca Juga Teks Ceramah tentang Kemuliaan Manusia untuk Memperingati Maulid Nabi, Dikutip dari Naskah Khutbah Jumat Terkini
2 "Santri Siaga Jiwa Raga" Jadilah santri yang siagaYaitu mereka yang siap berjihad di jalan-NyaSantri yang peduli dengan keluargaSantri yang mau membela negara Jadilah santri yang siagaYang berjuangnya tidak setengah rayaYang upayanga murni setulus jiwaEnggan mengeluh, apalagi murung dalam duka Baca Juga Lirik Lagu Mars Hari Santri 22 Oktober 45 Mudah Dihafal Ayo Ngaji dan Patuh pada Kyai Santri siaga jiwa dan ragaKuat dalam Islam, iman dan akhlak muliaBerjuang bersama menuju takwaPeduli akhirat namun tidak melupakan dunia Jadilah santri siaga jiwa dan ragaDoakan yang terbaik sepenuh hati dan setulus jiwaBukan hanya untuk diri, keluarga dan agamaTapi juga untuk Indonesia maju menuju raya Baca Juga 30 Lomba Hari Santri di Pesantren yang Seru dan Menghibur, Dijamin Anti Mainstream 3 "Santri Pejuang Negeri" - Karya Aps Sejarah 22 Oktober jadi saksiSaat kita mengemban janjiMeneguhkan jiwa raga dan hatiUntuk memerdekakan negeri Santri sang pejuang negeriBerjuanglah terus kini hingga matiPerjuangan yang didasarkan pada persatuan negeri Sang santriPerjuangan kita belum lah usaiNegeri ini butuh penerus bangsa yang berimanBelajarlah meski kini perjuangan berbeda klise dengan pada saat masa penjajahan. 4 "Pejuang Berpeci" - Karya Dee Kayisna Kala tentara berseragamTak lagi mampu berjuangPasukan bersarung, pejuang berpeciMaju merapatkan barisan Menghadang, menghalau penjajahTrut berjuang demi Indonesia merdekaWalau merelakan nyawaSebagai taruhannya Sungguh kuasa IlahiMeski tanpa senjata berapiDenga bambu runcingnyaMereka tersaruk berusaha menumbangkan lawan Terkini
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kelompok 7 KKN RDR 2021 UIN Walisongo Semarang mengadakan lomba cipta puisi bertemakan "Kiprah Santri Mengabdi Negri" guna memeringati Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Kompetisi berlangsung selama dua pekan dan menyisakan tiga pemenang dari total peserta yang dikhususkan untuk pelajar dan santri yang berasal dari kabupaten Blora serta berusia 15 hingga 25 tahun. Selain peserta umum, panitia juga mengundang lima pondok pesantren di Kabupaten Blora untuk mengirimkan delegasi, diantaranya Pondok Pesntren Al Banjari, Pondok Pesntren Khozinatul Ulum, Pondok Pesntren Al Hikmah, Pondok Pesntren Al Huda dan Pondok Pesntren Miftahul Ulum. Karena masih adanya pembatasan sosial pandemi Covid 19, kompetisipun dilaksanakan secara online dengan para peserta mengirimkan naskah ciptaannya ke email panitia yang terlampir di pamflet yang tersebar. Untuk beberapa peserta yang menetap di pondok pesantren dan memiliki kesulitan dalam mengirimkan karya secara online, panitia memutuskan untuk mengambil naskah tersebut secara pribadi, sehingga peserta tetap bisa mengikuti kompetisi tanpa merasa khawatir. Pemenang ditentukan berdasarkan tiga kriteria yang ditetapkan oleh para juri, yaitu aspek pemilihan kata diksi, makna, serta rasa dari setiap karya. "Semua karya memiliki keunikan masing-masing dengan gaya tulisan dan rasa yang berbeda-beda," terang Alifa Maulidya selaku salah satu juri. Dari proses penilaian yang cukup ketat, lomba cipta puisi online dimenangkan oleh Aulia Miftahul L di posisi pertama dan Yusron Ridho L di posisi kedua serta Andrian Taufiqur R di posisi ketiga. Ketiga pemenang tersebut masing-masing mendapatkan hadiah penghargaan berupa piala, piagam, dan uang pembinaan. Dok. pribadi Dok. pribadi Lihat Sosbud Selengkapnya
puisi tema santri untuk negeri